Berita Pondok Jamilurahman

Pondok Jamilurahman

Faedah Dari Buku Harian Seorang Santri Jamilurrahman

Abu Bassam | Jumat, 02 November 2012 - 04:59:50 WIB | dibaca: 4816 pembaca

Berikut ini kami sajikan kepada anda beberapa mutiara faedah yang kami angkat dari tulisan sebagian santri Ma’had Jamilurrahman As-Salafy yang berlokasi di Dusun Sawo, Glondong, Wirokerten, Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Semoga bermanfaat bagi kita semuanya dan menjadi ilmu yang amali..

FAEDAH PERTAMA

[ KEBERKAHAN BERSAMA ORANG TUA]

umat ini akan senantiasa dalam kebaikan dan diberkahi selama mereka menghormati orang tua mereka,lebih-lebih yang tua dari segi umur dan ilmun-nya.
Rasulullah bersabda: “Barokah itu bersama orang-orang tua di antaara kalian.” (HR. Al-Hakim dalam Al-Mustadrak ‘Ala Shahihain)

FAEDAH KEDUA

[ILMU DIBUTUHKAN DI SETIAP WAKTU ]
Dalam mengarungi kehidupan dunia seseorang tidak dapat terlepas dari ilmu.Ketika mencari bekal keduniaan ia membutuhkan ilmu dan demikian pula ketika mencari bekal untuk  akheratnya Imam Ahmad berkata: “Manusia lebih membutuhkan ilmu dari pada makan dan minum. Hal itu di karenakan makan dan minum di perlukan dalam satu hari sekali atau dua kali, sedangkan ilmu di perlukan di setiap waktu” (Miftah Dar Sa’adah, Ibnu Qoyyim, 1/301-tahqiq Syaikh Ali Hasan).

FAEDAH KETIGA

[MENUNTUT ILMU DI WAKTU MUDA]

Hendaknya seseorang sesegera mungkin mencari ilmu ketika ia masih muda karena mencari ilmu ketika masih muda lebih lengket hati seseorang dibandingkan dengan menuntut ilmu di usia tua

Berkata Hasan al Bashri:
“menuntut ilmu pada waktu kecil itu laksana mengukir diatas batu”. (Al-Madkhal Ilas-Sunnah Anil Qubra, Al-BAihaqi (no:640, hal.375). Al-Faqih wa Al-Mutafaqqih (11/91 Tashih Syaikh Muhammad Ismail Al-anshari).

al  ‘Al-Qomah mengatakan : “Apa saja yang telah aku hafalkan ketika aku masih muda, seakan-akan aku sekarang membacanya dari sebuah buku catatan”.(Al-Madkhal Ila As-sunnah Al-Kubra, Al-Baihaqi No: 642, hal.376)

FAEDAH KEEMPAT

[MENULIS SEMUA YANG DI DENGARKAN]

Untuk memelihara dan mengembangkan ilmu yang dimiliki,seseorang hendaknya suka mencatat apa yang didengarnya.
As-Sya’bi mengatakan : Apabila engkau mendengar sesuatu, maka tulislah meskipun diatas dinding”. (Kitab Al-Ilmi, karya Ibnu Abi Khaitsamah, No:146, hal.58, tahqiq Syaikh Al-Albani).

FAEDAH KELIMA

[PENCURI WAKTU]

Ketika seseorang berbicara dengan orang lain hendaknya berhati-hati dan janganlah diberi kesempatan emas untuk mencuri waktu yang dimilikinya.
Berkata pengarang Ta’limul Muta’alim: “Barang siapa yang banyak bicara kepadamu, maka ia mencuri waktu mu sehingga hilang dengan sia-sia”. (Ta’limul-Muta’alim, hal.127).

Sumber: http://radiomajas.com/mutiara-faedah-dari-buku-harian-seorang-santri/

Diangkat dari : Mading santri pondok pesantren syaikh Jamilurrahman
Wirokerten – Yogyakarta










    Komentar Via Website :


    Nama

    Email

    Komentar



    Masukkan 6 kode diatas)